Tema drama: Sosial
Jumlah pemeran drama: 4 Orang Pemain
Karakter: 1. Dika sebagai Handoko, 2. Nuri sebagai Nikmah, 3. Hendy sebagai Dodi, 4. Imran sebagai Roni
Setelah keluar dari ruang kantor guru, Handoko terlihat sangat girang
dan berlari-lari kesana kemari, pasalnya dia mendapat nilai Ujian
Nasional yang bagus, sementara itu teman temannya juga mendapatkan nilai
yang bagus juga.
Handoko : “Yes.. yes.., akhirnya aku lulus dengan nilai yang sangat bagus!”
Dodi : “Alhamdulillah kita berempat dapat lulus dengan nilai yang baik, ini berkat hasil belajar serius kita selama ini”
Nikmah : “Tentu saja, kita kan sudah mengorbankan banyak waktu demi belajar”
Handoko : “Roni! Kamu ngelamunin apa (sambil menepuk bahu Roni karena melamun terus)
Roni : “Teman-teman, kita kan sudah hampir lulus SMP nih, pastinyakan
kita akan berpisah karena aku akan melanjutkan pendidikan ke SMA di luar
kota”
Dodi : “Betul juga, aku juga akan melanjutkan pendidikan di luar pulau, bagaimana denganmu Nikmah?”
Nikmah : “Aku akan meneruskan ke pondok asrama di luar kota juga, jika kamu rencananya dimana Handoko?”
Handoko : “Aku akan meneruskannya di SMA Favorit kota ini yaitu SMA
Tunas Bangsa, tidak terasa ya persahabatan kita yang kita rajut selama
bertahun tahun sejak masih Taman Kanak Kanak hingga SMA harus terpencar
sekaran”(Sambil memurungkan muka)
Dodi : “ Sudahlah ko, setiap pertemuan pasti ada perpisahan dan itu
terjDodi pada kita semua,marilah kita saling bermaaf maafan untuk
menjaga tali silaturhami kita walaupun kita akan berpisah”
Kemudian empat remaja bersahabat itu saling memint maaf kepada sesama
karena tidak lama lagi mereka akan berpisah untuk melanjutkan SMA di
berbagai tempat yang berbeda.Tanpa disangka sangka Handoko menemukan ide
secara mendadak
Handoko : “Oiya teman teman, bagaimana jika untuk merayakan kelulusan
kita sekaligus mengenang persahabatan kita yang akan berpisah, akan aku
traktir kalian semua makan baksonya Pak Somad.
Dodi : “Nanti seperti dulu lagi, setelah kita makan baksonya kamu kabur
tunggang langgang,jDodi bayar sendiri deh (Mencibir Handoko)
Nikmah : “Iya Betul, nanti seperti kejDodian yang dulu”
Roni : “Untung yang dulu aku yang bayar, jika tidak bisa diomelin ama Pak Somad”
Handoko : “Hahaha, iya iya aku janji nanti akan kubayar semuanya,soal yang dulu maaf ya”
Dodi : “kalo kali ini aku percaya Handoko, tapi bener ya”
Handoko : “Iya, pastinya” (sambil memasamkan muka)
Roni : “Sudahlah, masalah itu bisa dibahas nanti, kawan kawan, marilah
kita ikrarkan kata persahabatan untuk membuktikan arti persahabatan
kita”
Handoko : “Ya, Ikrar ini kita hentakan untuk membuktikan bahwa
persahabatan yang telah kita rajut selama bertahun tahun ini tetap
bertahan walaupun kita akan berpisah”
Nikmah : “Ayo bentuk lingkaran dan ikrarkan Persahabatan”
Roni : “Ayo, 2..3..4..!! (Sambil menghitung)
Semuanya : Persahabatan
Setelah ikrar tersebut dihentakan bersama-sama oleh empat sekawan itu,
perpisahanpun terjadi lima hari setelah peristiwa bersejarah bagi mereka
berempat karena ikrar tersebut mempunyai makna yang sangat dalam.
0 komentar:
Posting Komentar